Hadir Langsung di UINSA, Ketua dan Sekretaris DPD LDII Lumajang Apresiasi Bedah Buku tentang Sistem Pendidikan LDII Indonesia
Lumajang, 10 Mei 2026 — Ketua dan Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Lumajang turut hadir secara langsung dalam acara bedah buku yang digelar di Auditorium UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA) pada Minggu, 10 Mei 2026. Buku yang dibedah berjudul "Sistem, Model, dan Corak Pendidikan LDII di Indonesia dalam Platform Profesional Religius dari Sabang sampai Merauke", karya Dr. Ahmad Ali, MD., MA.
Kehadiran langsung pimpinan DPD LDII Lumajang ini mencerminkan komitmen organisasi dalam mendukung upaya literasi dan transparansi publik mengenai LDII. Ketua DPD LDII Lumajang menyampaikan apresiasinya atas terbitnya buku tersebut yang dinilai mampu memberikan gambaran utuh dan objektif tentang organisasi LDII kepada masyarakat luas. "Kami berharap bedah buku ini tidak sekadar menjadi forum akademik, tetapi juga menjadi ruang diskusi konstruktif antara akademisi, praktisi, dan organisasi kemasyarakatan," ujarnya.
Dr. Ahmad Ali selaku penulis, yang dikenal sebagai cendekiawan muda Nahdlatul Ulama, memaparkan landasan filosofis kehidupan ideal yang bersumber dari Imam Syafi'i, yaitu: ketaatan beragama yang berkualitas, sikap amanah atau dapat dipercaya, menjaga diri dari segala keburukan yang merendahkan martabat kemanusiaan, serta ketenangan dan kebijaksanaan dalam menghadapi dinamika kehidupan.
Dr. Ahmad Ali juga menegaskan bahwa sistem pendidikan LDII dikemas dalam 29 karakter luhur yang terstruktur, sistematis, dan berkelanjutan melalui kaderisasi. Ia menyoroti pentingnya 3 Sukses Generus dan 6 Tobiat Luhur sebagai inti dari sistem pendidikan LDII. Terkait stigma negatif yang masih beredar, ia mengajak semua pihak untuk bersikap tenang dalam menghadapi kontroversi, karena kemungkinan besar permusuhan terhadap LDII berakar dari ketidaktahuan.
Kehadiran langsung DPD LDII Lumajang dalam forum bergengsi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara LDII dan berbagai elemen masyarakat demi terwujudnya kehidupan keberagamaan yang harmonis dan damai.