BeritaLumajang

Tim Rukyatul Hilal LDII Lumajang Ikuti Diklat ke-4 di Gresik, Perkuat Kompetensi Ilmu Falak

Lumajang – Tim Rukyatul Hilal DPD LDII Kabupaten Lumajang mengikuti Diklat Rukyatul Hilal ke-4 yang diselenggarakan oleh Lembaga Falakiyah DPW LDII Jawa Timur di Pondok Pesantren Baitul Makmur, Menganti, Gresik, Minggu (11/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, DPD LDII Kabupaten Lumajang mengirimkan dua peserta, yakni Ahmad Adi Iskanda dan Abdul Ghofur.

Keikutsertaan keduanya merupakan bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sumber daya manusia (SDM) LDII di bidang ilmu falakiyah, khususnya dalam memahami metode perhitungan astronomi Islam (hisab) dan pengamatan hilal (rukyatul hilal).

Diklat Rukyatul Hilal ke-4 ini diikuti sekitar 100 peserta dari perwakilan DPD LDII kabupaten/kota se-Jawa Timur. Kegiatan tersebut menjadi sarana pembinaan dan peningkatan kapasitas kader agar semakin terampil dalam melaksanakan pengamatan hilal serta mendukung kegiatan falakiyah di daerah masing-masing.

Selama diklat, peserta mendapatkan tiga materi utama, yaitu teknik hisab dan rukyatul hilal, penggunaan aplikasi Mizwandroid untuk membantu menentukan titik pengamatan hilal, serta metode mata elang. Materi tersebut dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman teoretis sekaligus keterampilan praktis dalam pengamatan benda langit.

Usai mengikuti pemaparan materi, peserta melanjutkan kegiatan dengan praktik pengamatan hilal pada sore hari menjelang Magrib. Praktik ini dilaksanakan di rooftop Rumah Sakit (RS) Surya Medika, Gresik, sebagai kesempatan bagi peserta untuk menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh selama pelatihan.

Melalui kegiatan tersebut, Ahmad Adi Iskanda dan Abdul Ghofur diharapkan dapat mengembangkan kompetensi di bidang ilmu falak serta turut berkontribusi dalam kegiatan rukyatul hilal di Kabupaten Lumajang.

Selain meningkatkan keterampilan teknis, diklat ini juga menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi dan bertukar pengalaman antartim Falakiyah dari berbagai daerah di Jawa Timur. Interaksi tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pelaksanaan kegiatan falakiyah sekaligus memperkuat regenerasi kader yang memiliki kemampuan di bidang astronomi Islam.

Bagi DPD LDII Kabupaten Lumajang, keikutsertaan dalam diklat ini menjadi langkah penting dalam memperluas pengetahuan dan keterampilan kader. Dengan bekal ilmu yang diperoleh, para peserta diharapkan mampu menerapkan hasil pelatihan di daerah serta mendukung kegiatan pengamatan hilal, termasuk dalam proses penentuan awal bulan Hijriah.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, LDII diharapkan dapat terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu falakiyah dan menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, terampil, serta siap mendukung kegiatan rukyatul hilal di tengah masyarakat.