Lumajang – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Lumajang menggelar Musyawarah Daerah (Musda) X pada hari Rabu, 11 Februari 2026 di Pendopo Arya Wiraraja Kabupaten Lumajang. Mengusung tema “Penguatan SDM Profesional Religius dan Kontribusi LDII Mewujudkan Lumajang Tumbuh Semakin Tangguh”, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara LDII dan Pemerintah Kabupaten Lumajang.
Musda yang dihadiri jajaran pengurus, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah daerah tersebut menegaskan komitmen LDII dalam mendukung pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang profesional dan religius.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, dalam sambutannya menekankan bahwa kemajuan daerah tidak dapat hanya bertumpu pada kebijakan pemerintah semata. Menurutnya, peran aktif masyarakat dan organisasi kemasyarakatan sangat dibutuhkan untuk mendorong percepatan pembangunan yang berkelanjutan.
“Kemajuan Lumajang membutuhkan kolaborasi semua pihak. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Organisasi masyarakat, termasuk organisasi keagamaan, merupakan mitra strategis karena dekat dengan warga dan mampu menggerakkan partisipasi nyata di tingkat akar rumput,” ujar Bupati.
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan SDM dan pengembangan ekonomi berbasis komunitas agar pembangunan berjalan lebih seimbang, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan kolaborasi yang kuat, Lumajang diharapkan mampu tumbuh semakin tangguh di tengah berbagai tantangan.
Dari forum Musda X LDII ini, semangat kolaborasi kembali diteguhkan. LDII Kabupaten Lumajang berkomitmen untuk terus berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah, khususnya melalui pembinaan generasi yang unggul secara profesional sekaligus memiliki pondasi religius yang kokoh.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat, termasuk LDII, diharapkan visi “Lumajang Tumbuh Semakin Tangguh” dapat terwujud secara konkrit dan berkelanjutan.