BeritaLumajang

Ketua DPW LDII Jatim: Musda Jadi Momentum Susun Strategi dan Perkuat Soliditas Organisasi

LUMAJANG — Ketua DPW LDII Jawa Timur, KH. Moch. Amrodji Konawi, menegaskan pentingnya Musyawarah Daerah (Musda) sebagai momentum strategis dalam menjaga kesinambungan organisasi. Hal tersebut disampaikannya dalam Musda X DPD LDII Kabupaten Lumajang di pendopo Kabupaten, Rabu (11/2/2026).

Menurut Amrodji, Musda bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi forum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program kerja yang telah dilaksanakan, sekaligus merumuskan arah kebijakan ke depan.

“Musda adalah ruang untuk mengevaluasi apa yang sudah dilakukan, sekaligus menyusun langkah strategis lima tahun ke depan agar organisasi tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, di tengah dinamika sosial dan perkembangan global yang semakin cepat, organisasi dituntut untuk adaptif tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar yang menjadi landasan. Karena itu, sinkronisasi program kerja dengan kebijakan pemerintah daerah dinilai penting agar kontribusi LDII semakin dirasakan luas oleh masyarakat.

Lebih lanjut, Amrodji menekankan bahwa kunci keberhasilan organisasi terletak pada soliditas internal. Kerja sama yang kuat antar pengurus, mulai dari tingkat daerah hingga akar rumput, menjadi faktor utama dalam menjalankan program-program organisasi secara efektif.

“Dalam mengemban amanah ini dibutuhkan kerja sama yang solid agar LDII dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan sejumlah harapan strategis, di antaranya peningkatan dakwah yang menyejukkan dan moderat, pembinaan generasi muda yang berkarakter, serta kesiapan menghadapi tantangan kehidupan modern tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan.

“Kita berharap LDII mampu menyiapkan generasi yang tidak hanya sukses dalam urusan dunia, tetapi juga memiliki bekal kuat dalam kehidupan akhirat,” tegasnya.

Melalui Musda X ini, LDII diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai organisasi kemasyarakatan yang adaptif dan solutif, serta mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah dan penguatan karakter bangsa. (kim-hlp/rda)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *