BeritaLumajang

Ketua LDII Lumajang Sebut Beni Afandi Tepat Pimpin PPDI

LUMAJANG – Ketua DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Lumajang, Bambang Sarwo Edi, mengapresiasi pelantikan pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Lumajang masa bakti 2026–2031. Ia menilai Beni Afandi bersama Eko Wahyudi merupakan sosok yang tepat untuk memimpin organisasi tersebut selama lima tahun mendatang.

Apresiasi itu disampaikan Bambang setelah menghadiri rangkaian Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) PPDI Kabupaten Lumajang dan pelantikan kepengurusan baru pada Jumat (30/10/2026).

Menurut Bambang, pengalaman organisasi yang dimiliki Beni Afandi dan Eko Wahyudi menjadi modal penting untuk memperkuat kepengurusan PPDI sekaligus memperjuangkan kepentingan perangkat desa.

"Mas Beni dan Mas Eko merupakan sosok yang tepat untuk menahkodai PPDI lima tahun ke depan. Keduanya memiliki pengalaman dalam berorganisasi. Saya yakin keduanya akan memberikan sumbangsih terbaik bagi perjalanan organisasi, membawa PPDI semakin maju, serta menghadirkan kemaslahatan bagi anggota, bangsa, dan negara," ungkap Bambang.

Musdalub PPDI Lumajang Tetapkan Kepengurusan Baru

Musdalub PPDI Kabupaten Lumajang diselenggarakan di Gedung PKK Kabupaten Lumajang. Forum tersebut diikuti 125 peserta yang mewakili perangkat desa dari 21 kecamatan dan 198 desa.

Dalam musyawarah itu, Beni Afandi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PPDI Kabupaten Lumajang periode 2026–2031. Sementara itu, Eko Wahyudi dipercaya mengemban amanah sebagai sekretaris.

Pemilihan secara aklamasi tersebut menjadi momentum bagi PPDI untuk memperkuat persatuan, membangun komunikasi antaranggotanya, dan meningkatkan peran organisasi dalam menyampaikan aspirasi perangkat desa.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelantikan dan pengukuhan pengurus PPDI masa bakti 2026–2031 oleh Ketua PPDI Jawa Timur, Dr. (Cand.) H. Sutoyo M. Muslih, S.E., M.M.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Lumajang Indah Amperawati, M.Si., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, jajaran PPDI Jawa Timur, Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD), serta sejumlah pejabat dan undangan lainnya.

Bupati Lumajang Dorong Sinergi Pemerintahan Desa

Dalam sambutannya, Bupati Lumajang yang akrab disapa Bunda Indah menekankan pentingnya kerja sama antara perangkat desa, kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan pemerintah daerah.

Menurutnya, penyelenggaraan pemerintahan desa membutuhkan kesamaan visi agar program pembangunan dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Visi misi saya harus diwujudkan melalui keputusan politik, salah satunya melalui APBD. Demikian juga visi misi kepala desa harus diwujudkan dengan keputusan politik, yaitu APBDes. Hal ini akan berjalan lancar apabila kepala desa, perangkat desa, dan BPD memiliki visi dan misi yang sama," tegasnya.

Ia berharap seluruh unsur pemerintahan desa mampu menjaga komunikasi, memperkuat kekompakan, dan mengedepankan kepentingan masyarakat dalam melaksanakan program pembangunan.

Sementara itu, Ketua PPDI Kabupaten Lumajang terpilih, Beni Afandi, menyatakan komitmennya untuk mempererat kerukunan dan solidaritas seluruh perangkat desa.

Beni berharap kepengurusan baru dapat menjadikan PPDI sebagai wadah komunikasi dan perjuangan bersama, sekaligus membangun kemitraan yang baik dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.

Ketua LDII Lumajang Bambang Sarwo Edi menghadiri pelantikan pengurus PPDI Kabupaten Lumajang

Ketua LDII Lumajang Harap PPDI Semakin Solid

Selain menghadiri kegiatan tersebut, Bambang Sarwo Edi juga dipercaya masuk dalam jajaran kepengurusan PPDI Kabupaten Lumajang masa bakti 2026–2031 sebagai Ketua V Bidang Hukum, Konstitusi, Regulasi, dan Advokasi.

Bambang menilai keberadaan PPDI memiliki peran strategis dalam memperjuangkan aspirasi, meningkatkan kapasitas, dan mendorong kesejahteraan perangkat desa.

Karena itu, ia berharap pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan tanggung jawab organisasi dengan mengutamakan musyawarah, persatuan, serta kepentingan bersama

Menurutnya, hubungan yang harmonis antara perangkat desa, kepala desa, BPD, dan pemerintah daerah menjadi salah satu fondasi penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Bambang juga mengajak seluruh jajaran PPDI untuk terus meningkatkan soliditas internal dan membangun kolaborasi yang konstruktif dengan berbagai pihak.

"Selamat kepada seluruh pengurus PPDI Kabupaten Lumajang yang telah dilantik. Semoga amanah ini menjadi ladang pengabdian untuk memperkuat organisasi, meningkatkan kesejahteraan perangkat desa, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Kabupaten Lumajang," pungkasnya.