Perkuat Posyandu 6 SPM, Wali Kota Kediri Berkomitmen Hadirkan Layanan Publik Terintegrasi
Kediri – Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri dalam menghadirkan pelayanan publik yang terintegrasi dan responsif melalui penguatan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). Hal tersebut disampaikan saat meninjau Posyandu Seruni di Kelurahan Burengan yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Wali Barokah, Rabu (29/4).
Kegiatan yang bertepatan dengan Peringatan Hari Posyandu Nasional tersebut menjadi momentum bagi Pemkot Kediri untuk memastikan kesiapan pelayanan posyandu yang kini tidak hanya bergerak di bidang kesehatan, tetapi juga mencakup pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, hingga bidang sosial.
“Posyandu di Kota Kediri kini telah bertransformasi menjadi pusat layanan publik yang tidak hanya melayani kesehatan, tetapi juga mencakup berbagai bidang pelayanan masyarakat,” ujar Vinanda Prameswati.
Ia menjelaskan, transformasi posyandu dilakukan agar masyarakat lebih mudah menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing. Dalam setiap pelaksanaan posyandu, kader dari lintas sektor turut hadir sehingga aspirasi masyarakat dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah.
Dalam kesempatan itu, Vinanda juga mengapresiasi Posyandu Seruni Wali Barokah yang berhasil meraih peringkat kedua tingkat nasional tahun 2025. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan kuatnya kolaborasi antara pemerintah, kader posyandu, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Alhamdulillah di Pondok Pesantren Wali Barokah sarana dan prasarananya lengkap, mulai dari alat pengukur tensi, kolesterol, gula darah, hingga tinggi badan semuanya tersedia dengan baik,” katanya.
Keberadaan Posyandu Seruni di lingkungan Pondok Pesantren Wali Barokah menjadi bukti kontribusi warga LDII dalam mendukung program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan dan pelayanan sosial kemasyarakatan. Fasilitas yang memadai serta keterlibatan aktif kader posyandu dinilai mampu membantu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sekitar.
Selain melakukan peninjauan layanan kesehatan, Wali Kota Kediri juga berdialog dengan kader bidang perumahan rakyat terkait aspirasi masyarakat mengenai infrastruktur jalan yang akan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.
Pemkot Kediri juga menargetkan penurunan angka stunting secara maksimal melalui optimalisasi pelayanan kesehatan di seluruh posyandu. Vinanda memastikan dukungan sarana dan prasarana akan terus ditingkatkan agar pelayanan semakin modern dan efektif.
“Target kami ke depan tentunya Kota Kediri bebas dari stunting. Kami akan mengoptimalkan pelayanan dengan memastikan seluruh posyandu memiliki perlengkapan yang memadai sehingga kasus stunting bisa terus ditekan hingga tidak ada lagi,” tegasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Ketua TP PKK Kota Kediri Faiqoh Azizah Muhammad, Pj Sekretaris Daerah Endang Kartika Sari, jajaran kepala OPD, serta para camat se-Kota Kediri. (kim-hlp/rda)